Halaman

Selasa, 07 Juni 2011

Sejarah Rasputin

Grigori Yefimovich Rasputin (lahir 10 Januari 1869 – meninggal 29 Desember 1916 pada umur 47 tahun) adalah legenda Rusia pada masa-masa akhir Dinasti Romanov. Rasputin memainkan peranan penting pada masa Tsar Nicholas II, istrinya Tsarina Alexandra, dan satu-satunya putranya Tsarevich Alexei, menderita hemofilia.
http://img.dailymail.co.uk/i/pix/2007/11_02/rasputinBBC1711_468x556.jpg
Rasputin sering disebut sebagai Biarawan Sinting, meski ia tak pernah menjadi biarawan dan tak pernah merahasiakan pernikahannya. Ia diduga seorang starets, atau religius, dan ia dipercaya dapat menyembuhkan penyakit fisik maupun mental. Ia dapat dipandang sebagai salah satu tokoh kontroversial pada sejarah abad ke-20, meski Rasputin kini dipandang oleh para sejarawan hanya sebagai kambing hitam. Ia memainkan peran kecil namun penting pada jatuhnya Dinasti Romanov yang akhirnya membawa kemenangan Bolshevik dan didirikannya Uni Soviet.
http://okart.files.wordpress.com/2009/04/rasputin.jpg
Rasputin ditusuk oleh seorang pembunuh bayaran pada 1914. Namun, ia tetap hidup. Setelah sembuh, orang yang tidak suka dengannya mencoba membunuhnya lagi dengan wine dan kue yang diracuni. Namun, Rasputin terus hidup, entah kenapa.
http://www.damninteresting.net/content/rasrecovery.jpg
Karena Rasputin terus hidup, mereka mencoba membunuhnya, kali ini dengan menembak kepalanya. Rasputin, terjerembab di tanah, namun sebenarnya ia hanya pura-pura mati. Setelah bahagia melihatnya "sudah mati", para "pembunuh"-nya pergi meninggalkan ruang. Lucunya, seorang lupa membawa jaketnya. Ketika ia kembali untuk mengambilnya, Rasputin bangkit dari tanah dan meneriakinya dan mulai mencekiknya.
http://www.curiouschapbooks.com/Catalog_of_Curious_Chapbooks/Victoria_s_Dark_Secrets/VDS-5/rasputin_tint.jpg
Orang-orang itu kembali ke dalam ruangan, menembaknya lagi tiga kali di kepala, menjatuhkannya ke lantai. Namun... ya... dia belum mati. Dia kembali bangkit, lalu dipukuli hingga jatuh pingsan. Mereka membungkus tubuh Rasputin dengan seprai dan menceburkannya ke Sungai Neva yang amat dingin. Ketika mereka menemukannya kemudian, seprai berlumuran darah dan tubuhnya penuh luka tembakan, perutnya penuh racun, dan banyak memar karena dipukuli, Rasputin diberitakan meninggal karena kedinginan.

sumber: http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2010/03/rasputin-history.html

Kamis, 02 Juni 2011

Video Heboh, Kambing diperkosa Monyet

Videonya:

Video: Ular Tewas yang Setelah Gigit Payudara Wanita


Ini video postingan sebelumnya tentang Ular Tewas Setelah Gigit Payudara Wanita, berita lengkapnya bisa dibaca disitu

Ular Tewas Setelah Gigit Payudara Wanita


Ular Kalah Beracun dari Payudara
Seharusnya sesi pengambilan foto ini menjadi momen penuh adegan syur antara seorang model seksi dan seekor ular. Namun, di luar dugaan Orit Fox, ular boa yang melilit tubuhnya berubah menjadi buas dengan menggigit payudaranya setelah model Israel ini mencoba berpose lebih intim dengan reptil merayap itu.

Uniknya, justru makhluk buas yang terkenal ganas dengan bisanya itu yang mengalami nasib lebih naas. Sang model yang belum menanjak namanya itu hanya mendapatkan perawatan berupa suntikan tetanus di rumah sakit. Sementara sang ular tewas akibat keracunan silikon yang berasal dari payudara Fox.

Peristiwa ini bermula saat Fox yang berbalut busana berwarna strip merah dan putih mencoba berpose liar dengan menjilati wajah ular. Saat menjalankan manuvernya, model ini mengendurkan genggaman tangannya terhadap leher ular yang bereaksi buas setelah dijilati.

Rupanya ular ini tak ingin kalah liar dari sang model. Reptil ini menenggelamkan kepalanya ke arah payudara Fox dan menancapkan gigitan di payudara bagian kiri.

Fox menjerit kesakitan dan seorang kru sesi pengambilan foto bergegas menghampirinya untuk menarik ular yang tak lama kemudian melepaskan cengkeramannya.

Model yang mencat rambutnya dengan warna pirang ini segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dan mendapatkan suntikan tetanus. Namun, si ular tampaknya kurang beruntung karena harus meregang nyawa akibat keracunan silikon.


sumber: kompas.com