Halaman

Kamis, 06 Januari 2011

Keinginan Bunuh Diri Karena Depresi

 Keinginan Bunuh Diri Karena Depresi




Keinginan untuk bunuh diri sering kali muncul dalam benak orang yang sedang depresi. Kaum laki-laki dua kali besar kecenderungannya mewujudkan keinginan bunuh diri dibandingkan perempuan. Meski begitu, percobaan bunuh diri empat kali lebih sering dilakukan wanita.

"Kaum perempuan itu sifatnya ingin mengakhiri sesuatu dengan indah. Karena itu, mereka sibuk merencanakan agar kematiannya juga indah dan biasanya berakhir dengan kegagalan bunuh diri," kata dr Surjo Dharmono SpKJ, dokter kesehatan jiwa dari FKUI RSCM ini.

Dalam sebuah penelitian terungkap, 30 persen orang pernah memiliki pikiran untuk melakukan bunuh diri dan 70 persen merasa hidupnya tidak bermanfaat. "Rasa ingin mengakhiri hidup merupakan episode singkat dari depresi," paparnya.



Ia menambahkan, bunuh diri sebenarnya dapat dicegah. "Orang yang mengungkapkan keinginannya untuk bunuh diri bisa dibujuk untuk bersikap rasional. Biasanya cara ini efektif untuk meredakan keinginan untuk bunuh diri," ujarnya di sela acara media edukasi Mengenali dan Mengelola Stres di Jakarta (6/1/2011).

Pikiran untuk bunuh diri, lanjutnya, perlu diungkapkan kepada orang lain. "Banyak orang yang takut jika memiliki rasa ingin bunuh diri karena kata itu seolah tabu untuk didengar. Dengan menceritakannya pada orang lain, biasanya keinginan itu akan berkurang," ujarnya.

Selain faktor depresi, bunuh diri ternyata juga dipengaruhi oleh faktor genetik. "Jika ada anggota keluarga yang pernah bunuh diri, memang jika depresi orang tersebut risikonya lebih besar untuk bunuh diri. Meski demikian, jika depresi dikelola dengan baik, bunuh diri bisa dicegah," katanya.

Hilangkan keinginan untuk bunuh diri. tolak itu semua. Ingat kita masih punya masa depan yang terbaik yang disediakan oleh Tuhan.


Bunuh Diri, Keinginan Bunuh Diri, Penyebab Bunuh Diri, depresi Bunuh Diri, Bunuh Diri karena depresi