Halaman

Tampilkan postingan dengan label Gigi Berlubang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gigi Berlubang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Juni 2010

cara mencegah mengobati gigi berlubang

Bagaimanana Cara Mencegah mengobati Gigi Berlubang?
Berikut ini postingan cara mencegah mengobati gigi berlobang. Untuk mencegah terjadinya lubang pada gigi, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:

* Memeriksa gigi secara rutin
Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali walaupun Anda tidak merasakan sakit gigi. Hal ini diperlukan agar dokter dapat mendeteksi lubang kecil yang terjadi pada gigi dan dapat ditangani segera agar lubang tidak semakin besar. Dapat juga dideteksi bagian gigi yang tidak rata atau berlekuk yang dapat menyebabkan gigi sulit dibersihkan.

gigi berlubang, cara mengobati gigi berlubang, tips mengobati gigi berlubang, mengobati gigi berlubang, cara mencegah gigi berlubang, tips mencegah gigi berlubang, bagaimana cara Mencegah Gigi Berlubang
* Menyikat gigi secara teratur dan pada waktu yang tepat
Pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur adalah waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Air liur tidak banyak keluar pada waktu kita tidur, sehingga gigi akan rusak bila Anda membiarkan sisa makanan pada gigi tanpa menyikatnya. Air liur berguna untuk memlinfungi gigi dari bakteri penyebab gigi berlubang.
gigi berlubang, cara mengobati gigi berlubang, tips mengobati gigi berlubang, mengobati gigi berlubang, cara mencegah gigi berlubang, tips mencegah gigi berlubang, bagaimana cara Mencegah Gigi Berlubang

* Menyikat gigi dengan cara yang benar
Walau menyikat gigi telah dilakukan secara teratur namun bila dilakukan dengan cara yang tidak benar, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Cara yang benar adalah dengan menyikat ke arah bawah untuk gigi depan (gigi seri) bagian atas, menyikat gigi ke arah atas untuk gigi depan bagian bawah dan menyikat secara mendatar untuk gigi geraham. Menyikat gigi geraham hendaknya dilakukan lebih lama, karena pada gigi ini berpotensi menempelnya sisa-sisa makanan.

* Kumur setelah makan
Menyikat gigi tidak mungkin dilakukan sehabis kita makan, maka cara terbaik adalah berkumur-kumur agar sisa makanan tidak terus menempel dan mengurangi keadaan asam dalam gigi.

* Gunakan benang gigi untuk mengeluarkan sisa makanan
Sisa makanan yang tertinggal, hendaknya tidak dikeluarkan dengan menggunakan tusuk gigi. Penggunaan tusuk gigi dapat menyebabkan celah antar gigi semakin besar disamping dapat menyebabkan luka pada gusi.

* Pilih pasta gigi yang mengandung fluorida.

*Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida. Zat ini merupakan salah satu bahan pembentuk email gigi. Adanya zat ini dapat mencegah pembusukan pada gigi.

* Makan makanan yang berserat

* Mengkonsumsi sayuran atau buah terbukti dapat membuat gigi lebih kuat dan mencegah terjadinya gigi berlubang.

* Kurangi makanan yang mengandung gula dan tepung
Makanan jenis ini bila tertinggal di gigi dan adanya bakteri akan menyebabkan asam yang membuat gigi berlubang.

Lihat juga artikel ini : 
 
-   Cara mengobati gigi berlubang
-   Cara mengobati sakit gigi
-   Jumlah penderita sakit gigi di Indonesia
-   Akibat infeksi gigi
-   Cara mengatasi gigi berlubang 

gigi berlubang, cara mengobati gigi berlubang, tips mengobati gigi berlubang, mengobati gigi berlubang, cara mencegah gigi berlubang, tips mencegah gigi berlubang, bagaimana cara Mencegah Gigi Berlubang,

Cara tips Mengatasi Gigi Berlubang

Cara tips Mengatasi Gigi Berlubang
Berikut ini postingan tentang Cara tips Mengatasi Gigi Berlubang. penyanyi dangdut (almarhum) Meggi Z, lebih baik sakit gigi ketimbang sakit hati. Tapi Anda yang pernah merasakan sakit gigi pasti kapok kalau penyakit Anda ini kembali kambuh.


Sakit gigi identik dengan nyeri tak berkesudahan, disertai rasa pening dan sakit di sekujur tubuh. Bila gigi sudah terasa nyeri, jangankan bekerja, mengunyah makanan saja susah. Makanya, sakit gigi tidak bisa dipandang sebelah mata.
cara Mengatasi Gigi Berlubang, bagaimana cara Mengatasi Gigi Berlubang, tips Mengatasi Gigi Berlubang, Mengatasi Gigi Berlubang, Gigi Berlubang
Sakit gigi lazimnya dipicu gigi berlubang atau karies gigi. Jika lubang gigi telah sampai lapisan terdalam sehingga mencapai saraf gigi, siap-siap saja merasakan serangan ngilu dan nyeri di sekitar gigi.

Cara mengatasinya bisa dengan mencabut gigi yang berlubang. Begitu dicabut, dijamin nyeri gigi akan menghilang. Tapi, Anda bakal ompong karena terpaksa kehilangan gigi. Hal ini tentu akan mengurangi keindahan mulut.

Supaya tidak kehilangan gigi, Anda bisa memilih cara lain, yakni dengan menambal gigi yang berlubang tersebut. "Gigi itu aset berharga di mulut. Maka sebesar apa pun lubangnya, dokter gigi pasti memilih menambal ketimbang mencabut," kata Tri Erri Astoeti, pakar kesehatan gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, Jakarta.

Serang jantung dan otak

Namun, penambalan gigi tidak boleh terlambat. Sebab, proses kerusakan pada gigi yang sudah berlubang tidak bisa berhenti hingga ke lapisan dalam. Kerusakan gigi juga bakal menembus jaringan pulpa.

Ini adalah jaringan di bawah gigi yang berisikan saraf dan pembuluh darah. "Kalau sampai tahap ini bakal terjadi radang," kata Tri.

Efeknya bukan sekadar rasa nyeri. Bakteri dan kuman di mulut bisa masuk ke pembuluh darah dan menyebar ke seluruh jaringan tubuh. Termasuk, bisa singgah di jantung yang merupakan pusat sirkulasi darah. "Ini berpotensi menimbulkan kelainan jantung," kata Wityo Witjaksono, dokter gigi yang membuka praktik pribadi di Bintaro, Jakarta Selatan.

Kuman dan bakteri juga bisa menyerang otak. Selaput otak akan rusak sehingga timbullah meningitis. "Penyebab ini paling sering terjadi, makanya gigi harus segera ditambal," kata Wityo.

Meski penambalan gigi harus cepat, tapi tidak boleh dilakukan tergesa-gesa. Dokter harus memastikan, masih ada atau tidak kuman di dalam lubang gigi. Jika lubang tidak bersih, penambalan tidak akan maksimal. "Kotoran tetap merusak gigi," kata Tri.

Begitu juga ketika lubang gigi sudah menembus jaringan pulpa. Dokter akan terlebih dulu mengambil jaringan yang rusak dan membersihkan seluruh lubang dari bakteri dan kuman.

Selain itu, harus dipastikan gigi yang ditambal dalam keadaan kokoh. Kalau gigi sudah goyang, tidak bisa dilakukan penambalan. Sebab, gigi sudah mati dan harus dicabut. (Kontan/Adi Wikanto)


Lihat juga artikel ini : 
-   Cara mengobati gigi berlubang
-   Cara mengobati sakit gigi
-   Jumlah penderita sakit gigi di Indonesia
-   Akibat infeksi gigi
-   Cara mengatasi gigi berlubang

cara Mengatasi Gigi Berlubang, bagaimana cara Mengatasi Gigi Berlubang, tips Mengatasi Gigi Berlubang, Mengatasi Gigi Berlubang, Gigi Berlubang