Halaman

Tampilkan postingan dengan label Renungan Harian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan Harian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 September 2010

Carilah Tuhan, maka kamu akan hidup


Carilah Tuhan, maka kamu akan hidup
Amos 5:4 Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: "Carilah Aku, maka kamu akan hidup!


Syalom, Pada kesempatan kali ini saya ingin memposting tentang apa yang saya bagikan di renungan Komsel 
atau KKA, tentang "Carilah Tuhan, maka kamu akan hidup".  
Firman Tuhan mengatakan kepada orang Israel pada waktu itu untuk menacari DIA yang hidup dan berkuasa. Pada waktu itu orang Israel telah telah mengalami kehancuran dalam hidup, mereka miskin secara rohani dan hidup, dijajah, miskin dan tertindas, Hal itu terjadi karena orang ISrael telah melakukan yang jahat di mata Tuhan dengan mencari dan menyembah baal dan berhala, itu sebabnya orang Israel mendapat hajaran dari Tuhan untuk kembali kepadaNya. sebab hanya kepadaNya yang harus disembah.

Cara untuk orang Israel mengalami kehidupan adalah  dengan mencari kembali ALLAH Israel.Israel sudah hancur, mati tidak bisa berbuat apa apa, tapi jika mereka mencari Tuhan, maka mereka akan mengalami kehidupan kembali. Apa yang sudah hilang, hancur, sakit Tuhan bisa pulihkan dalam kehidupan mereka.


Apa yang kita alami sekarang, kehancuran hidup, kehancuran ekonomi, kematian rohani, masalah yang sseolah olah kita berada pada kematian, jalan yang tertutup seolah olah kita tidak bisa hidup lagi, Ada satu cara yang bisa memulihkan semua itu adalah Mencari Tuhan, cari Tuhan, cari Tuhan dan cari Tuhan, sampai kita ketemu dan merasakan hadiratNya, Dia dekat, Dia hadir, Dia menjamah, maka kita akan menglami sesuatu jawaban dari Tuhan yang luar biasa, Amin.


Kita melihat contoh dalam Firman Tuhan tentang Hana
1 Samuel 1 : 4 Meskipun ia mengasihi Hana, ia memberikan kepada Hana hanya satu bagian, sebab TUHAN telah menutup kandungannya.  Perhatikan kata sebab TUHAN telah menutup kandungannya.  Kalimat ini diulang sampai dua kali ayat 6 karena TUHAN telah menutup kandungannya. Tuhan sendiri yang telah menutup kandungan hana, keputusan Tuhan yang menutup kandungan hana. Allah berdaulat menutup kandungan hana, tapi kita melihat cerita selajutnya, bahwa Hana bisa mempunyai anak, mengapa karena Tuhan telah merubah keputusanNya membuka kembali apayang DIa telah tutup bisa dibukaNya kembali, Amin.


Kenapa itu bisa terjadi karena Hana mencari Tuhan, dan mencari Tuhan, dan Cari Tuhan, dia menemukan Tuhan, merasakan Hadirat Tuhan, sehingga dia mengalami pemulihan, apa yang tertutup bisa dibuka kembali.
Apa yang membuat kita tidak mencari Tuhan, HadiratNYA, tinggalkan itu saatnya kita mencari Dia. Tahukah kita bahwa Dia rindu untuk bersekutu dengan kita setiap hari, Dia rindu untuk selalu menjadi teman, penasehat, penolong halam hidup kita, tapi sering kita melupakan Dia, kita lupa bersekutu dengan Dia, setiap hari, lupa membaca Firman Tuhan.
MAri kita undang dia dalam hidup kita, setiap saat. Semoga bermanfaat, Tuhan Yesus Memberkati.
Syallom


Ingin menambah PENGHASILAN KLIK DIBAWAH INI



Cari Tuhan, mencari Tuhan, Renungan Harian, renungan kehidupan


 

Minggu, 08 Agustus 2010

Pilih Yesus atau Dunia ini

Jika anda dihadapkan dengan pilihan, Pilih Yesus atau Dunia ini, mana yang akan kau pilih?

1 Yohanes 2 : 15-17. Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Yakobus 4 : 4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.


     Pada kesempatan ini saya akan memposting tentang Pilih Yesus atau dunia ini, atau keduniawian. Tema ini saya sampaikan dalam renungan Firman Allah pada Ibadah minggu pagi Tadi di Gereja GSJA Sinar Kasih Palembang.
Banyak dari kita yang sudah menjadi Kristen tapi masi hidup dalam sifat keduniawian. Bagaimana ini pak, saya kan masih ada didunia jadi wajar dong kalau saya hidup dalam keduniawian seperti orang orang lain.
Benar kita masih hidup dalam dunia, tapi Firman Allah mengatakan jangan menjadi serupa dengan dunia ini.
    Yang dimaksud dengan dunia disini adalah kehidupan dari sifat-sifat dunia yang penuh dan hidup dengan di dosa. Dunia ini penuh dengan dosa dan cara cara yang bertentangan dengan Firman Allah, itulah yang harus kita jauhkan dan hindarkan dalam kita mengikuti Yesus.

 
   Ciri ciri dari keduniawian seperti dalam 1 Yohanes 2 : 16 dan  Kolese 3 : 5 - 8 adalah :
- keinginan daging dan
- keinginan mata serta
- keangkuhan hidup
- percabulan,
- kenajisan,
- hawa nafsu,
- nafsu jahat
- keserakahan,
- marah,
- geram,
- kejahatan,
- fitnah dan
- kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.
Inilah sifat sifat duniawi yang harus orang Kristen hindari dan jauhkan dalam kehidupan kita.

Mengapah kita harus menjadi serupa dengan Kristus dan jangan menjadi serupa dengan dunia ini?
Ada 4 alasan  :
  1. Dunia ini tidak bisa memberikan keselamatan yang kekal, hanya Yesus yang bisa memberikan jaminan keselamatan kepada kita. Markus 8 : 36,37 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Cara dan kekayaan dunia ini tidak bisa memberikan kita keselamatan yang kekal hanya Yesus yang bisa, haleluyah. untuk apa kita memilih dunia pilih Yesus yang abadi.
  2. Dunia ini telah dikuasai oleh dosa kejahatan dan Iblis sebagai penguasanya. Roma 5 : 12 sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. Dunia ini telah dikuasai oleh dosa dan apabila kita mengikuti cara dunia maka kita akan terjerat dan hidup dalam dosa, dan upah dosa adalah maut.
  3. Sifat keduniawian akan membutakan mata rohani kita, sehingga kita tidak dapat melihat rencana Allah yang besar dalmm hidup kita. Roma 12 : 2 berkata. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.Allah mempunyai rencana yang besar dalam hidup kita, dan itu tidak bisa terjadi karena sifat keduniawian masih mengusai kita.mata rohani kita tertutup karena dosa yang mengikat orang kita. Lepaskan itu untuk melihat kemuliaan yang besar dalam hidup kita.
  4.  Dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya tapi orang yang melakukan kehendak Allah akan hidup selama lamanya. ! Yohanes 2 : 17. Dunia ini tidak bisa bertahan, kekayaan dunia yang kita dapatkan, mobil, nama, pangkat, kenikmatan dalam dosa tidak bisa kita bawa. Jika kita meninggal nanti semua itu akan lenyap, tapi apabila jika kita memiliki Yesus maka kita akan hidup selama lamanya.
Ketika kita melilih dunia kita hanya memikirkan sesuatu yang sementara, sedangkan Ketika kita memiliki Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat maka itu bersifat kekal selama lamanya.Amen
Tuhan Yesus memberkati. Syallom

Jumat, 06 Agustus 2010

Janji Kemenangan bersama YESUS

Janji Kemenangan bersama YESUS

Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku... Mazmur 23:5

Ada Janji Kemenangan bersama YESUS
Domba memang binatang lemah. Binatang lain akan meremehkannya dan akan mengacuhkannya. Memandang sebelah mata, bahkan mungkin akan menganggapnya sebagai underdog dalam dunia fauna.
Meski demikian dalam proses seleksi alam, justru kawanan dombalah yang selamat. Meski rusa bisa lari super cepat, ia tetap jadi makanan empuk bagi binatang
buas. Meski banteng hutan memiliki kekuatan yang luar biasa, seringkali toh bangkainya ditemukan. Lalu mengapa domba yang lemah justru selamat dan menang
terhadap proses seleksi alam.


Tentu ini semua karena gembala kawanan domba itu yang menjaganya. Gembala itu yang memberikan kemenangan bagi domba-dombanya dari hukum rimba yang berlaku!


Menjadi anak Tuhan harusnya hidup dalam kemenangan, bahkan lebih daripada pemenang. Mengapa? Bukan karena kuat dan gagah kita, melainkan karena Sang
Gembala Agung ada di pihak kita. Ia lah yang memberikan kemenangan itu. Bagian kita hanyalah mempercayakan hidup kita kepadaNya dan berjalan sesuai dengan
kehendakNya.

 Janji Kemenangan, Janji Kemenangan Yesus, Janji Kemenangan bersama Yesus, renungan kehidupan, Renungan Harian
Tak harusnya kita hidup dalam kekalahan. Tak harusnya kita jatuh bangun terus dalam dosa yang sama. Kita bukan pecundang. Sama sekali bukan. Kita adalah umat
pemenang! Apapun bisa kita hadapi bersama dengan Sang Gembala yang selalu memberikan kekuatan kepada kita. Lihatlah di depan kita sudah tersedia "hidangan" kemenangan, sementara musuh dan lawan kita hanya melihatnya tanpa bisa berbuat apa-apa.

 Janji Kemenangan, Janji Kemenangan Yesus, Janji Kemenangan bersama Yesus, renungan kehidupan, Renungan Harian