Halaman

Minggu, 13 Desember 2009

Dampak Dari Kasus Prita, RS OMNI Sepi Pasien

Direktur Rumah Sakit Omni Internasional, Bina Ratna tidak membantah ada penurunan jumlah pasien drastis di rumah sakit tersebut. Namun dirinya yakin masih memiliki pelanggan setia yang tetap percaya dengan pelayanan rumah sakitnya.

Dalam jumpa pers yang digelar di Rumah Sakit Omni Internasional, Jumat 11 Desember 2009, Bina Ratna mengatakan, akan memaksimalkan pelayanan untuk memulihkan kepercayaan kepada masyarakat.

"Masih banyak pelanggan setia dan kami akan terus berupaya memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.


Perseteruan antara RS Omni Internasional dan Prita Mulyasari yang kembali memanas memberikan pukulan telak bagi rumah sakit yang berlokasi di Kota Tangerang itu.

Rumah sakit itu makin ditinggalkan pasiennya karena dianggap memberikan pelayanan yang kurang baik bagi pasiennya.



Pantauan VIVAnews baru-baru ini, rumah sakit terlihat lengang. Tidak banyak kendaraan yang terparkir di halaman rumah sakit tersebut. Hanya tampak beberapa mobil berjejer di lahan parkir depan rumah sakit dan kendaraan roda dua di parkir basemen.

Hari ini, Direktur Rumah Sakit Omni Internasional Tangerang, Bina Ratna, menyatakan ingin berdamai dengan Prita Mulyasari. Mereka mencabut gugatan perdatanya serta menghapuskan kewajiban Prita membayar denda ganti rugi (kaskus.us).