Halaman

Jumat, 18 Desember 2009

Ekor Panjang Angin Topan Itu Melintas di Langit Ciparay

BANDUNG, KOMPAS.com - Ekor puting beliung, atau angin puyuh, atau sirit batara, yang tampak memanjang di atas Bandung Selatan menghebohkan dan sempat membuat kepanikan warga di sejumlah daerah di kawasan itu, Jumat (18/12).


Angin puting beliung yang terjadi pada sekitar pukul 17.25 WIB menimbulkan ekor, yang memanjang vertikal dari langit ke cakrawala berwarna putih.

Sementara itu tiupan angin terasa di kawasan Ciparay Kabupaten Bandung. Melihat itu warga langsung keluar rumah dan berkumpul di tanah terbuka.

"Saya kuatir sirit batara itu sampai ke daerah kami, kami takut dan memilih keluar rumah di lapangan terbuka," kata Ny Dini warga Desa Pakutandang Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung.

Warna putih ekor angin puting beliung itu berlangsung selama sekitar 30 menit. Pusaran angin puting beliung itu tampak jelas berputar di atas awan hitam di langit Bandung Selatan.

Warga mengaku pernah melihat ekor sirit batara seperti itu, namun yang terjadi pada Jumat petang itu jauh lebih besar dan lebih panjang.

"Biasanya kejadian angin puting beliung itu di kawasan Bojongsoang, namun kami ikut kuatir juga, meski tak pernah terjadi di daerah ini," kata Abeng, warga Ciparay lainnya.

Ekor sirit batara yang memanjang di langit itu menjadi tontonan warga yang tetap kuatir angin topan versi Indonesia itu mengenai kawasan pemukiman mereka.

Sebagian mengabadikan dengan menggunakan kamera dan kamera handphone. Sementara itu gema takbir berkumandang di beberapa masjid dengan menggunakan pengeras suara.

Warga baru berani masuk ke dalam rumah masing-masing setelah ekor sirit batara tidak tampak dan pusaran telah hilang dari langit pada pukul 17.48 WIB.( kompas )